ANALISIS RISIKO PRODUKSI KARET RIBBED SMOKED SHEET (STUDI KASUS DI KEBUN MERBUH, PTPN IX )
Abstrak
Karet Ribbed Smoked Sheet merupakan salah satu produk karet olahan unggulan di Indonesia dan menjadi salah satu komoditas ekspor favorit. Perusahaan milik negara yang bertugas mengolah lateks menjadi RSS yaitu PTPN IX, akan tetapi dalam proses produksinya PTPN IX banyak mengalami kendala produksi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1). kuantitas produksi pada RSS kebun Merbuh PTPN IX, 2). kualitas produksi RSS, 3). tingkat risiko produksi yang terjadi pada proses produksi RSS, 4). risiko utama yang menjadi penyebab kegagalan dan 5). rumusan strategi mitigasi yang tepat untuk meminimalkan dampak risiko. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2021 di Kebun Merbuh, PTPN IX Desa Trayu Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal. Penelitian menggunakan metode studi kasus. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif meliputi Koefisien Variasi (KV) dan Fuzzy Failure Mode and Effect (Fuzzy FMEA). Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko pada pabrik RSS Kebun Merbuh tergolong sangat tinggi dan mengalami fluktuasi yang ekstrim dengan nilai 24%. Terdapat 3 dari 17 risiko yang teridentifikasi dengan nilai FRPN tertinggi yaitu: kerusakan sekat aluminium dengan nilai 8,74, standar kadar karet kering tidak sesuai dengan nilai 7,63 dan prakoagulasi dini pada lateks dengan nilai 6,87. Mitigasi risiko meliputi aspek ketaatan, aspek tenaga kerja, dan aspek teknis perlu diterapkan guna mereduksi risiko.
Referensi
Anam, S dan S. Prianto. 2019. Statistika Pendidikan. CV. Pilar Nusantara. Semarang.
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2019. Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2020 Komoditas Karet. Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan. Jakarta.
Era Baru Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai. J Economix. 5 (1) : 203 – 214.
Fariyanti, A., Kuntjoro dan S. Hartoyo. 2007. Pengaruh risiko produksi dan harga kentang terhadap perilaku produksi rumah tangga petani di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. J. Agribisnis dan Ekonomi Pertanian. 1 (1): 19 - 30.
Hartoto, W. E. 2007. Penilaian Investasi Sektor Riil. Semarang University Press. Semarang.
Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. (Skripsi). Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 2015. Rencana Strategis Kementerian Perdagangan Tahun 2015 – 2019. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Jakarta.
Khomah, I., E. S. Rahayu dan M. Harisudin. 2013. Analisis pengendalian kualitas karet pada PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Batujamus/Kerjoarum Karanganyar. J. Agribusiness Review. 1 (1) : 90 - 104.
Kusumadewi, S. 2002. Analisis desain sistem Fuzzy mengunakan tool box matlab. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Muin, M. 2017. Pengaruh faktor produksi terhadap hasil produksi merica di Desa
Offayana, G. M., I. W. Widyantara dan I. G. A. A. L. Anggreni. 2016. Analisis risiko produksi stroberi pada UD Mandiri di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. J. Agribisnis dan Agrowisata. 5 (1): 1 – 10.
PTPN IX Divisi Tanaman Tahunan. 2018. Katalog Risiko Produksi. PTPN IX Bagian Manajemen Risiko. Semarang.
PTPN IX. 2012. Pelatihan Penerapan Quality Control di Pabrik RSS. PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan. Semarang (Tidak Dipublikasikan).
PTPN IX. 2018. SOP Pedoman Umum Sistem Manajemen Risiko. PT. Perkebunan Nusantara IX. Semarang (Tidak Dipublikasikan).
PTPN IX. 2021. Pedoman RKAP Bagian Teknik & Pengolahan Karet. PT. Perkebunan Nusantara IX. Semarang (Tidak Dipublikasikan).
Putra, K. A., I. N. Norken dan K. D. Harmayanti. 2018. Analisis risiko pada rencana pemanfaatan mata air metaum di desa marga kabupaten Tabanan. J. Spektran. 6 (1) : 28 – 37.
Riyadi, S. T., S. Anwar dan W. Roessali. 2017. Studi komparasi penggunaan stimulansia sistem cair dan gas guna peningkatan produktivitas tanaman karet di PT Perkebunan Nusantara IX Jawa Tengah. J. Sosial Ekonomi Pertanian. 1 (2) : 155 – 165.
Setiawan, D. H. dan A. Andoko. 2008. Petunjuk Lengkap Budidaya Karet. Edisi Revisi. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Siahaan, H. 2009. Manajemen Risiko pada Perusahaan dan Birokrasi. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.
Syakir, M. 2010. Budidaya dan Pasca Panen Karet. Penebar Swadaya. Bogor.
Tama, I. P., R. Yuniarti., A. Eunike., W. Azlia dan I. Hamdala. 2019. Model Supply Chain Agroindustri di Indonesia Studi Kasus Produk Singkong. UB Press. Malang.
Trangjiwani, W. 2008. Manajemen risiko operasional CV. Bimandiri di Lembang,
Wang, Y. 2007. Risk evaluation in failure mode and effects analysis using fuzzy weighted geometric mean. City University of Hongkong. Hongkong.
Yeh, R. H dan M. H. Hsieh. 2007. Fuzzy assesment of FMEA for sewage plant. J. Cinese Institute of Industrial Engineers. 24: 505-512.
Yunindra, Y. 2017. Analisis risiko produksi RSS di PT. Perkebunan Nusantara VII unit usaha Kedaton Lampung. (Skripsi). Malang. Universitas Brawijaya Malang.



