Correlation Between Youth Development Index and Regional Economic Growth in Indonesia

  • Muhammad Syah Fibrika Ramadhan Universitas Jenderal Soedirman
  • Wiwin Rosmawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman
Kata Kunci: Bonus demografi, Indeks Pembangunan Pemuda, Kesenjangan pembangunan, Pertumbuhan ekonomi regional, Sumber daya manusia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dengan pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia dalam konteks pemanfaatan bonus demografi. Indonesia sebagai negara dengan populasi pemuda mencapai 64 juta jiwa atau 24% dari total populasi berada dalam fase bonus demografi hingga 2030-2035. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan data panel 34 provinsi periode 2015-2023 yang bersumber dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Metode analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan tren IPP dan uji korelasi Pearson untuk mengidentifikasi hubungan antardimensi IPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPP nasional meningkat dari 48,67 pada tahun 2015 menjadi 56,33 pada tahun 2023, mencerminkan pertumbuhan kumulatif sekitar 15-16%. Dimensi kesehatan dan kesejahteraan mencatat pencapaian tertinggi dengan rata-rata 67,22, sementara partisipasi dan kepemimpinan mencatat capaian terendah dengan rata-rata 39,89. Uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa pendidikan berkorelasi positif dengan kesehatan (r=0,603) dan partisipasi kepemimpinan (r=0,632), namun berkorelasi negatif dengan lapangan kerja (r=-0,633), mengindikasikan adanya fenomena mismatch antara pendidikan pemuda dan peluang kerja. Kesimpulannya bahwa pembangunan pemuda mengalami ketimpangan antardimensi dan memerlukan kebijakan yang lebih komprehensif untuk mengoptimalkan bonus demografi.

 

Referensi

Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia, 2008 – 2012. Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan KebijaKan Publik, 1, 23–38. https://doi.org/https://doi.org/10.33105/itrev.v1i1.59

Apriliantoni Putrohadi Nugroho, A. N. H. (2024). Analisis Pengaruh Infrastruktur, Investasi Publik, dan Investasi Swasta terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimatan Timur. Jurnal Of Development Economic and Digitalization, 3(2), 112–128. https://doi.org/https://doi.org/10.59664/jded.v3i2.9131

Aulia, A., Ambari, F., Ludiyawati, S. S., & Fauziah, F. (2025). Kesenjangan Sosial dan Dampaknya pada Stabilitas Ekonomi. Jurnal Inovasi Global, 3(2). https://doi.org/https://jig.rivierapublishing.id/index.php/rv/index

Aulia, A. N., Karim, M. Y., Farliana, N., Ekonomi, F., Semarang, U. N., & Semarang, K. (2025). Pengaruh Pendidikan Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Sektor Industri Manufaktur. Jurnal Sains Student Research, 3(3), 360–368. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jssr.v3i3.4753

Ayu, S., & Hasibuan, L. (2023). Peran Generasi Muda Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 1(2), 94–101. https://doi.org/https://doi.org/XX..XXXXX/JPMI

Bappenas. (2020). Penduduk Berkualitas Menuju Indonesia Emas. Bappenas. https://mandata.bappenas.go.id/direktorat.kjs/dokumen_pengetahuan/khportal/file/112214_Buku_Penduduk_Berkualitas_Menuju_Indonesia_Emas.pdf

Bappenas. (2021). Indeks Pembangunan Pemuda 2021. Bappenas. https://perpustakaan.bappenas.go.id/e-library/file_upload/koleksi/migrasi-data-publikasi/file/Unit_Kerja/Direktorat KPAPO/Indeks_Pembangunan_Pemuda_2021.pdf

Bkkbn. (2024). Laporan Kependudukan Indonesia 2024. Bkkbn. https://siperindu.online/2023/pb/unduh_file/Laporan Kependudukan Indonesia - IND.pdf

BPS. (2023). Laporan Perekonomian Indonesia 2023. BPS. O5qP0RBoSUoQjdlWENzYURCcVo3T3VNa2JGcEVGeVFQNGVvb3grYjNmdEdMNDUzbm5xUDJDQS9qalBUSDdZTnhqVlh4ZkJKeHNHRFhaV2dGMGxtVmJYbW94d240MjBVT2NiWUd5d21vR3FXd012RHVObGFvcmlVOEplaC9EVTYzOWVsbExtTC9ZZ1NRZnVEeWdTaVYvNzhwdFJBbWZoRGN5V2hHdG51U1pOWXJxZkRsQ2NzWTRTeHpFb0Y1a0JFczdiQWF5czl1Q2kzUzJ2Q1A4ajBiQVViK2lYRVFnN25NZVo5aEhXZUhTUERxU2JDSDluME5xMWlQTWhScUZXUm1UOHVsVlJRZXU

Correa, C. H., & Carrasco-gutierrez, C. E. (2025). Demographic changes and intergenerational reallocations in Brazil, 2003–2018. Journal of the Economics of Ageing, 30(January). https://doi.org/10.1016/j.jeoa.2025.100546

Eka Saripa Siburian, Era Mustika Ginting, Meilany Dwi Syahfitri, B. P. (2025). Bonus Demografi sebagai Peluang dan Tantangan Bagi Indonesia. Jurnal Wahana Pendidikan, 11, 123–128. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9738

Ferdhyansyah, M., Darwis, R. H., Hasbi, M., & Shiddiq, A. (2025). Partisipasi Pemuda yang Bermakna Terhadap Terwujudnya SDGs dalam Perspektif Ekonomi Islam pada FGI Kabupaten Bone. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntasi, 4(5), 8281–8294.

Internasional Labour Organization. (2022). Dampak Sosial Ekonomi Pandemi COVID-19 di Indonesia. Internasional Labour Organization.

Kementerian Pemuda dan Olahraga. (2023). Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia 2023. Kementerian Pemuda dan Olahraga. https://satudata.kemenpora.go.id/cdn/uploads/produk/5/laporan-indeks-pembangunan-pemuda-2023.pdf

Melo, R. H., Lasulika, C. T., & Saleh, S. E. (2024). Optimalisasi Bonus Demografi Melalui Kebijakan Kependudukan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Penelitian Geografi, 3(2), 143–148. https://doi.org/https://doi.org/10.37905/geojpg.v3i2.29538

Ridwan, M., Lassa, J., & Katharina, K. (2025). Development of small island vulnerability index to achieve sustainable development goals : Insight from Ternate Volcanic Island , Indonesia. Environmental Challenges, 19(February), 101132. https://doi.org/10.1016/j.envc.2025.101132

Sari, P. H., & Santoso, R. P. (2024). Pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan di Indonesia periode 2012-2023. Jurnal Kebijakan Ekonomi Dan Keuangan, 3(2), 220–226. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol3.iss2.art12

Suci Prasasti, E. T. P. (2020). Karakter dan Perilaku Milineal : Peluang atau Ancaman Bonus Demografi. Jurnal Consilia, 3(1), 10–22.

Warhidatun Maratus Solechah, S. (2023). Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan sebagai Kepentingan Nasional Indonesia dalam Presidensi. Dialektika : JUrnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 8(Februari), 12–23. https://doi.org/https://doi.org/10.36636/dialektika.v8i1.1487

Diterbitkan
2026-02-18