Eskalasi Literasi Eduwisata Kearifan Lokal Batik Carica Lestari melalui Community Based Tourism
Abstrak
Literasi eduwisata masyarakat Desa Talunombo, Kab. Wonosobo masih rendah meskipun desa tersebut memiliki potensi wisata kearifan lokal melalui batik Carica Lestari. Padahal, potensi eduwisata dapat dikembangkan melalui budaya bernilai kearifan lokal yang dimiliki sebagai usaha untuk meningkatkan percepatan pembangunan desa. Berdasarkan survei bersama ketua perajin batik, yaitu Alfiah, ditemukan tiga permasalahan prioritas mitra sasaran, yaitu bidang manajemen, produksi, dan pemasaran. Perajin Batik Carica Lestari belum memiliki kompetensi dan dukungan memadai dalam mengelola eduwisata, termasuk kurangnya paket wisata, katalog produk, dan media promosi digital. Peralatan produksi juga masih sederhana dan belum ramah lingkungan. Oleh karena itu dilakukan eskalasi literasi eduwisata melalui community based tourism berbasis inklusi sosial. Tujuan dan manfaat program ini adalah pendampingan perajin batik Carica Lestari dalam bidang manajemen, produksi, dan pemasaran mencapai tujuan pemerintah dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang kebijakan pemerintah untuk mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia dan sarana prasarana di desa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Metode pelaksanaan ini menekankan pada keterlibatan masyarakat sasaran dalam pelaksanaan seluruh program kegiatan. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya respon positif berupa keberhasilan masyarakat dalam pemberdayaan diri dan revitalisasi batik melalui rekonstruksi motif batik untuk melestarikan sekaligus mengembangkan motif tradisional agar tetap relevan dengan zaman, pentas budaya melalui fashion show batik untuk mengenalkan batik Carica Lestari lebih luas lagi.
Referensi
Asriati, Nuraini, dan Sandra Fitria Wardani. 2023. “Tantangan dan Peluang SMK Mengembangkan Spirit Kewirausahaan Kearifan Lokal Bidai Perbatasan Malaysia-Indonesia.” Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) 8(3):572–83. doi: 10.31932/jpe.v8i3.2514.
Azman, Heru Aulia, Siska Lusia Putri, dan Puti Embun Sari. 2023. “Strategi Pengembangan Desa Wisata dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) pada Nagari Talang.” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas 25(1):140–53. doi: 10.47233/jebd.v25i1.745.
Chambers, Robert. 1994. “The Origins and Practice of Participatory Rural Appraisal.” World Development 22(7):953–69.
Gunawan, William Ben, dan Monica Rachmani. 2022. “Pelatihan Soft Skill sebagai Strategi Eskalasi Promosi UMKM di Desa Eko–Eduwisata Kandri dan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.” Altruis: Journal of Community Services 3(2):34–38. doi: 10.22219/altruis.v3i2.21009.
Hermawan, Handi, dan Yan Yan Sunarya. 2025. “Revitalisasi Desain Motif Pelo Ati Rifa ’ iyah Berdasarkan Data Hasil Analisis Selera Generasi Milenial.” Serat Rupa: Journal of Design 9(1):29–46. doi: https://doi.org/10.28932/srjd.v9i1.9287.
Marzuki, Kartini, dan Abdul Saman. 2022. “Pengembangan Literasi Wisata sebagai Usaha Terwujudnya Sustainable Tourism Di Desa Tondongkura.” Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian 2(2):383–90. doi: 10.37905/dikmas.2.2.383-390.2022.
Mintardjo, Bartolomeus Herawan. 2022. “Implementasi Sapta Pesona di Taman Balekambang Surakarta.” NAWASENA : Jurnal Ilmiah Pariwisata 1(2):1–11. doi: 10.56910/nawasena.v1i2.98.
Nurcahyanti, Desy, Agus Sachari, dan Achmad Haldani Destiarmand. 2020. “Peran Kearifan Lokal Masyarakat Jawa untuk Melestarikan Batik Tradisi di Girilayu, Karanganyar, Indonesia.” MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Seni Budaya 35(2):145–53. doi: 10.31091/mudra.v35i2.816.
Pratama, Fajar Herlambang, Fionita Aulia, dan Lenny Utama Afriyenti. 2025. “FGD Pengembangan UMKM pada Masyarakat Desa Mekarpohaci Kabupaten Karawang.” Jurnal Pengabdian Sosial 2(3):3308–12. doi: https://doi.org/10.59837/a08fyn67.
Prayudi, M. Agus. 2020. “Prospek Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Kulonprogo.” Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata dan Budaya 11(1):27–32. doi: https://doi.org/10.31294/khi.v11i1.7530.
Ridwan, Ihwan, Asdar Dollo, dan A. Andriyani. 2019. “Implementasi Pendekatan Participatory Rural Appraisal pada Program Pelatihan.” Journal of Nonformal Education and Community Empowerment 3(2):88–94. doi: 10.15294/pls.v3i2.34913.
Rosyidi, Mohamad Ikhwan, Thohiriyah Thohiriyah, Ruly Indra Darmawan, Rahayu Puji Haryanti, dan Yuni Dwi Susanti. 2022. “Pendampingan Pengoptimalan Digital Marketing Produk Anyaman Bambu Warga Desa Rogomulyo Kabupaten Semarang.” Abdimas Universal 4(1):145–53. doi: 10.36277/abdimasuniversal.v4i1.175.
Saepudin, Eli Apud, Gatot Hartoko, dan Agung Prabowo Wisnubroto. 2025. “Sosialisasi Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa pada Desa Bakung Kecamatan Kronjo.” Jurnal Abdimas Bina Bangsa 6(1):456–62.
Wulandari, Retno, Agung Winarno, Evi Susanti, Melisa Surya Andini, Jovan Hilmansyah Rantepadang, Abyan Farras Putra, Fikri Munif Nashrullah, dan Mahbub Romdlon Muhammad. 2022. “Participatory Rural Apraisal (PRA) dalam Praktik Edu-Wisata ‘Kampoeng Kopi’ di Desa Sumberdem.” Hal. 179–84 in Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2022.
Zaki, Muhammad, dan Made Bambang Adnyana. 2024. “Strategi Pengembangan Potensi Eduwisata di Kampung Ekologi Temas.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7(8):7771–78. doi: 10.54371/jiip.v7i8.5617.
Zhan, Fuzy Firda. 2023. “Model Penguatan Literasi Pariwisata melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Selaku Aktor Non-Negara.” Jurnal Publisitas 10(1):26–37. doi: 10.37858/publisitas.v10i1.386.



