Implementasi Kebijakan Pembangunan Destinasi Wisata Gunung Badut dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyaraka
Abstrak
Fokus penelitian yang dilakukan ini yaitu pada Implementasi Kebijakan Pembangunan Destinasi wisata Gunung Badut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Karangan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo. Pembangunan Destinasi wisata Gunung Badut Karangan diharapkan dapat menjadi dampak ekonomi bagi masyarakat dan juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai manfaat sosial dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yang memungkinkan pengumpulan data secara mendalam melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini berlokasi di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, dengan fokus penelitian ini pada implementasi kebijakan Pemerintah Desa Karangan dalam Proses Pembangunan Destinasi wisata Gunung Badut Karangan. Penelitian ini juga mengkaji bagaimana evaluasi kebijakan dari Pemerintah Desa Karangan dalam proses pembangunan di destinasi wisata gunung badut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan secara berkelanjutan. Penelitian ini juga mengkaji faktor pendukung dan penghambat. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat, dukungan Pemerintah Desa, dan ketersediaan sumber daya menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan selain itu, komunikasi yang efektif antar pemangku kepentingan juga sangat penting untuk memastikan bahwa proses implementasi kebijakan berjalan dengan efektif sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.
Referensi
Arintoko, A., Ahmad, A. A., Gunawan, D. S., & Supadi, S. (2020). Community-based tourism village development strategies: A case of Borobudur tourism village area, Indonesia. Geo Journal of Tourism and Geosites, 29(2), 398-413.
Dwiyanto, D. (2021). Metode Kualitatif:Penerapanya Dalam Penelitian. 0, 1–7.
Fitriani Abdullah, & Ihlal Langunja. (2022). Alokasi Dana Desa Tolongano Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Formosa Journal of Sustainable Research, 1(2), 263–274. https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i2.836
Jeharut, W., Setyawan, D., & Firdausi, F. (2022). Implementasi Pembangunan Partisipatif Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). 4, 11136–11149. http://rinjani.unitri.ac.id/handle/071061/1001
Kusumastuti, R. (2018). Pengaruh keberadaan Desa Wisata terhadap kesejahteraan pelaku usaha (Studi Emperis pada Desa Wisata di Kabupaten Ponorogo). Analytical Biochemistry, 11(1), 1–5. http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-59379-1%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-420070-8.00002-7%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.ab.2015.03.024%0Ahttps://doi.org/10.1080/07352689.2018.1441103%0Ahttp://www.chile.bmw-motorrad.cl/sync/showroom/lam/es/
Moerni, I. S., & Darmawan, A. (2021). Implementasi kebijakan alokasi dana desa (ADD) guna menunjang pembangunan di Desa Dadapan Kecamatan Selokuro Kabupaten Lamongan. 1(1), 51–58.
Noviana, F., Sasmito, C., & Widi Lestari, A. (2023). Implementasi Kebijakan Penyaluran Dana Desa Dalam Pengelolaan Bumdes di Desa Pandan Landung dan Desa Jedong Kecamatan Wagir. JDKP Jurnal Desentralisasi Dan Kebijakan Publik, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.30656/jdkp.v4i1.6243
Pakpahan, A. F., Prasetio, A., Negara, E. S., Gurning, K., Situmorang, R. F. R., Tasnim, T., Sipayung, P. D., Sesilia, A. P., Rahayu, P. P., Purba, B., Chaerul, M., Yuniwati, I., Siagian, V., & Rantung, G. A. J. (2021). Metodologi Penelitian Ilmiah.
Pickel-Chevalier, S., Bendesa, I. K. G., & Putra, I. N. D. (2022). The integrated touristic villages: an Indonesian model of sustainable tourism?. In Island tourism sustainability and resiliency (pp. 262-286). Routledge.
Ramli, M., Rinanto, Y., Ariyanto, J., Mafruhah, I., & Praseptiangga, D. (2016). Rural Tourism in Ponorogo East Java Indonesia. Journal of Asian Vocational Education and Training, 9, 52-66.
Shakti, T. W., Al Ghifari, R. P., Fitri, A. M. U., & Hardjati, S. (2024). Implementation of Ngebel Lake Tourism Development as a Leading Natural Tourist Destination in Ponorogo District. JPASDEV: Journal of Public Administration and Sociology of Development, 5(1), 672-684.
Supandi, D. (2023). Implementasi Kebijakan Gerakan Membangun Desa di Provinsi Jawa Barat. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(5), 3731. https://doi.org/10.35931/aq.v17i5.2697
Susyanti, D. W., & Latianingsih, N. (2015). Potensi Desa Melalui Pariwisata Pedesaan. EPIGRAM (e-Journal), 11(1), 65–70. https://doi.org/10.32722/epi.v11i1.666
Utami, A. N., & Hayati, R. (2024). Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu Dilihat Dari Aspek Responsiveness (Ketanggapan) Pada Kantor Kelurahan Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. 7(2014).



