Dinamika Perubahan Kehidupan Buruh Perempuan Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung

  • Muhammad Arhan Rajab Institut Teknologi Sumatera
  • Nur Ifra Khumaera Program Studi Agribisnis Perikanan, Politeknik Nusantara Makassar
  • Rendi Satria Telaumbanua Program Studi Sains Lingkungan Kelautan, Institut Teknologi Sumatera
Keywords: Buruh Perempuan Nelayan, Kerentanan, Perubahan Iklim

Abstract

 

Perubahan iklim yang melanda perairan sekitar Pulau Pasaran menyebabkan ketidakpastian musim dan cuaca yang mengakibatkan terganggunya kegiatan operasional pengolah ikan asin yang ada di Pulau Pasaran. Tujuan penelitian ini: 1). Menganalisis tingkat kerentanan buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin menghadapi perubahan iklim; 2). Menganalisis tingkat pendapatan buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin menghadapi perubahan iklim; 3). Menganalisis tingkat resiliensi buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin menghadapi perubahan iklim. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan (mixed method) dimana sumber data diambil berdasarkan observasi dan wawancara kepada buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin. Data dari hasil wawancara kemudian dianalisis dengan analisis LVI (Livelihood Vulnerability Index) dan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis kualitatif menggunakan metode studi kasus. Pada saat proses pengambilan data interview yang dilakukan secara intensif dengan jangka waktu (length of interviews) yang efektif minimal 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin di Pulau Pasaran rentan terhadap dampak perubahan iklim dengan nilai LVI 0,69. Sementara tingkat pendapatan buruh perempuan nelayan pengolah ikan asin cukup signifikan dalam perekonomian keluarga dengan persentase 39,44%, sehingga saat terjadinya masa henti produksi ikan asin akan sangat berdampak dalam perekonomian keluarga. Ketahanan ekologi sangat lemah dimana tidak adanya mitigasi bencana dan kesiapan dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Ketahanan ekonomi juga sangat lemah dimana mayoritas buruh nelayan perempuan tidak memiliki sumber pendapatan lain dan hanya mengandalkan pendapatan dari upah produksi ikan asin. Sebaliknya ketahanan sosial masyarakat sangat kuat, hubungan ini terbentuk dari rasa saling percaya, saling membantu, dan saling menguatkan di tengah dampak perubahan iklim.

References

Adger, W. N. (2000). Social and ecological resilience: Are they related? Progress in Human Geography, 24(3), 347–364. https://doi.org/10.1191/030913200701540465

Awal, M., Wirajing, K., & Tsafack, R. (2025). Households ’ resilience capacity in the Cameroon fishing communities : case of the internally displaced and Immigrants fishermen. World Development Perspectives, 38(January), 100678. https://doi.org/10.1016/j.wdp.2025.100678

Gallopín, G. C. (2006). Linkages between vulnerability, resilience, and adaptive capacity. Global Environmental Change, 16(3), 293–303. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2006.02.004

Huong, N. T. L., Yao, S., & Fahad, S. (2019). Assessing household livelihood vulnerability to climate change: The case of Northwest Vietnam. Human and Ecological Risk Assessment, 25(5), 1157–1175. https://doi.org/10.1080/10807039.2018.1460801

IPCC. (2007). Climate change 2007: impacts, adaptation and vulnerability (Issue 2300).

IPCC. (2014). Climate Change 2014: Synthesis Report, Contribution of Working Groups I, II, and III to the Fifth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. https://www.ipcc.ch/report/ar5/syr/

IPCC. (2023). Climate Change 2023: Synthesis Report. In H. L. and J. R. (eds. . Core Writing Team (Ed.), Climate Change 2023: Synthesis Report. IPCC, Geneva, Switzerland, 184 pp. https://doi.org/10.59327/IPCC/AR6-9789291691647

Karakara, A. A., Peprah, J. A., & Dasmani, I. (2025). World Development Sustainability Social resilience and the blue economy : A study on fishermen in coastal communities in Ghana. World Development Sustainability, 7(October), 100257. https://doi.org/10.1016/j.wds.2025.100257

Khan, S. A., Al Rashid, A., & Koç, M. (2023). Adaptive response for climate change challenges for small and vulnerable coastal area (SVCA) countries: Qatar perspective. International Journal of Disaster Risk Reduction, 96(April). https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103969

Laitupa, J. P., S. Baskoro, M., Wiryawan, B., & Mustaruddin, M. (2023). Livelihoods Sustainability of Tuna Handline Fishery in Buru Island. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.52046/agrikan.v16i1.1368

Muhajirin, Risnita, A. (2024). Pendekatan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif serta Tahapan Penelitian. Journal Genta Mulia, 15(1), 82–92.

Ode, W., Jannah, M., Batoa, H., Isnian, S. N., Pertanian, P., Pertanian, F., Halu, U., & Tenggara, S. (2025). Modal sosial kelompok wanita nelayan di kelurahan lapulu kecamatan abeli kota kendari. Jurnal Ilmiah Penyuluhan Dan Pengembangan Masyarakat (JIPPM), 5(79).

Rahayu, H. P., Haigh, R., Amaratunga, D., Kombaitan, B., Khoirunnisa, D., & Pradana, V. (2020). A micro scale study of climate change adaptation and disaster risk reduction in coastal urban strategic planning for the Jakarta. International Journal of Disaster Resilience in the Built Environment, 11(1), 119–133. https://doi.org/10.1108/IJDRBE-10-2019-0073

Rajab, M. A., Salman, D., Suhaeb, F. W., Lampung, S., Sulawesi, S., & Sulawesi, S. (2025). Vulnerability of Small-Scale Fishermen’s Livelihoods to Climate Change in the Coastal Area of Lampung Bay, Indonesia. 29(3), 3153–3172.

Ramadayanti, V. A., & Nanang, M. (2023). Analisis Pendapatan dan Strategi Ekonomi Rumah Tangga Buruh Nelayan di Talisayan. Jurnal Pembangunan Sosial, 11(1), 176–184.

Ratri, R. I. dan A. M. (2022). Strategi Peningkatan Pendapatan Keluarga Nelayan Melalui Peran Perempuan: Studi Kasus pada Komunitas Nelayan Demak, Jawa Tengah. 8(1).

Reis-filho, A., Maria, L., Renck, V., Eggertsen, L., Loiola, M., Bender, M., Gragnolati, M., Giarrizzo, T., & El-hani, C. N. (2025). Fisherwomen ’ s activities are as complex , salient , and profitable as those performed by fishermen : A study from vulnerable traditional fishery communities. Fisheries Research, 286(February). https://doi.org/10.1016/j.fishres.2025.107380

Sari, D., Nurzachra, T., & Rizki, L. (2024). Potensi Edutourism Nelayan Maju di Pulau Pasaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(6), 2088–2091.

Xu, Z., Qayum, M., Afzal, J., & Aslam, M. (2023). Heliyon Availability and access to Livelihood capital assets for development of sustainable Livelihood strategies of fishermen : A case study of Manchar Lake Pakistan. Heliyon, 9(12), e22549. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e22549

Yin, R. (2011). Robert_K-_Yin_Case_Study_Research_Design_and_Mebookfi-Org.Pdf.

Yuan, B., Sun, W., Liu, W., Yang, J., & Zhang, J. (2025). Impact and optimization of marine ecological protection compensation mechanisms on fishermen ’ s income. Marine Policy, 181(January), 106822. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2025.106822

Published
2026-02-18
How to Cite
Rajab, M. A., Khumaera, N. I., & Telaumbanua, R. S. (2026). Dinamika Perubahan Kehidupan Buruh Perempuan Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 23(2), 143 - 153. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v23i2.1441