Penguatan Ekosistem Sumber Daya Pengetahuan Untuk Peningkatan Daya Saing Umkm Ekonomi Kreatif Jawa Tengah

  • Olivia Fachrunnisa Universitas Islam Sultan Agung

Abstrak

UMKM sektor kreatif di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menghadapi dinamika pasar digital, perubahan preferensi konsumen, dan persaingan global. Transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga kemampuan beradaptasi secara lincah (agile), memanfaatkan sumber daya pengetahuan, serta mengelola keterlibatan digital secara strategis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana UMKM sektor ekonomi kreatif —khususnya di wilayah Jawa Tengah—dapat bertransformasi secara digital guna meningkatkan daya saing, inovasi, dan keberlanjutan bisnis. Dalam konteks era digital, kemampuan UKM untuk menjadi lincah dan adaptif menjadi kunci sukses yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal tetapi juga pada pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian dilakukan dengan fokus pada kemampuan penyerapan pengetahuan, penggunaan media sosial, dan pemanfaatan perangkat digital, serta mengevaluasi bagaimana ketiga faktor tersebut mendorong transformasi digital dan keunggulan kompetitif UKM kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penyerapan pengetahuan, keterlibatan aktif dalam penggunaan media sosial dan kepemilikan sumber daya digital pada UKM akan meningkatkan kelincahan organisasional yang pada akhirnya akan mendorong kesuksesan transformasi digital. Meskipun UMKM sektor kreatif di Jawa Tengah telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, tantangan keberlanjutan dan pemerataan digitalisasi menuntut kebijakan lanjutan yang lebih strategis. Ketimpangan kelincahan digital dan kurangnya kemampuan untuk menyerap pengetahuan yang unik dan bermanfaat serta kurang meratanya sumber daya digital membuat luaran dari upaya tranformasi digital pada UKM menjadi kurang maksimal. Berdasarkan masalah tersebut, maka policy brief ini merekomendasikan penguatan ekosistem pengetahuan dan inovasi (digital knowledge and innovation hubs) dengan membangun pusat kolaborasi lokal berbasis digital untuk mendorong inovasi terbuka dan pertukaran praktek bisnis terbaik bagi peningkatan
daya saing UMKM Jawa Tengah.

Referensi

Adhiatma, A., Hakim, A., Fachrunnisa, O., & Hussain, F. K. (2023). The role of social media
business and organizational resources for successful digital transformation. Journal of Media
Business Studies, 21(1), 23– 50. https://doi.org/10.1080/16522354.2023.2203641

Baiyere, A., Salmela, H., & Tapanainen, T. (2020). Digital transformation and the new logics of
business process management. European Journal of Information Systems, 29(3), 238–259.
https://doi.org/10.1080/0960085X.2020.1718007

Baiyere, A., Tapanainen, T., & Salmela, H. (2018). Agility of business process - lessons from a
digital transformation context. Association for Information Systems AIS Electronic Library
(AISeL) MCIS, 2018. https://aisel.aisnet.org/mcis2018/1

Fachrunnisa, O., & Hussain, F. K. (2020). A methodology for creating sustainable communities
based on dynamic factors in virtual environments. International Journal of Electronic Business,
15(2), 133–159. https://doi.org/10.1504/IJEB.2020.106504

Fachrunnisa, O., Adhiatma, A., & Tjahjono, H. K. (2020). Cognitive collective engagement:
Relating knowledge-based practices and innovation performance. Journal of Knowledge
Economy, 11(2020), 743– 765. https://doi.org/10.1007/s13132-018-0572-7

Ismail, M. H., Khater, M., & Zaki, M. (2018). Digital business transformation and strategy: What
do we know so far? (January). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.36492.62086

Kerroum, K., Khiat, A., Bahnasse, A., Aoula, E. S., & Khiat, Y. (2020). The proposal of an agile
model for the digital transformation of the University Hassan II of Casablanca 4.0. The 15th
International Conference on Future Networks and Communications (FNC) August 9-12, 2020,
Leuven, Belgium, 175, 403–410. https://doi.org/10.1016/j.procs.2020.07.057

Saragih, L. R., Dachyar, M., & Zagloel, T. Y. M. (2021). Implementation of telecommunications
cross-industry collaboration through agile project management. Heliyon, 7(5). https://doi.org/
10.1016/j.heliyon.2021.e07013
Diterbitkan
2026-10-16