Farmer’s Characteristic for Improvement Of “Chrysanthemum sp.” Farm Flower (Case Study at Kenteng Village, Bandungan Subdistrict)

  • Erina Prima Galatia Universitas Diponegoro
  • Siwi Gayatri Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
  • Agus Subhan Prasetyo Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
Kata Kunci: Desa Kenteng, Karakteristik, Krisan

Abstrak

Usahatani bunga krisan merupakan usahatani yang berpotensi untuk terus dikembangkan karena komoditas bunga krisan merupakan bunga potong yang banyak digemari oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik petani meliputi umur, pendidikan, pengetahuan terhadap SOP budidaya bunga krisan, dan pengalaman berusahatani terhadap pengembangan usahatani bunga krisan di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan Februari – Maret 2022 di Desa Kenteng. Metode penentuan sampel yang digunakan dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 47 orang. Metode pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan analisis linear berganda. Berdasarkan hasil analisis deskriptif bahwa umur petani 36,35% berumur 41-50 tahun produktif, pendidikan 46,8% tamat SD dan tergolong kategori rendah, pengetahuan terhadap SOP budidaya bunga krisan 55,3% tergolong kategori sedang, pengalaman berusahatani 40,4% 21 – 30 tahun tergolong baik, dan pengembangan usahatani 66,0% tergolong kategori sedang. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda bahwa umur, pendidikan, pengetahuan terhadap SOP budidaya bunga krisan secara serempak berpengaruh signifikan terhadap pengembangan usahatani, sedangkan secara parsial umur dan pengetahuan terhadap SOP budidaya bunga krisan berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan usahatani tetapi pendidikan dan pengalaman berusahatani tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan usahatani.

Referensi

Bili, D., I.G.M. Arjana, dan L. Kartini. 2019. Pemberian Pupuk Kompos dan Umur Pemotongan Titik Tumbuh Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Krisan (Chrysanthemum). Gema Agro, 24 (1): 42 - 46.

Gusti, I. M., S. Gayatri, dan A. S. Prasetyo. 2021. Pengaruh umur, tingkat pendidikan dan lama bertani terhadap pengetahuan petani tentang manfaat dan cara penggunaan kartu tani di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah. 19 (2): 209 - 221.

Imran, A. N., M. Muhanniah, dan B. R. W. Giono. 2019. Metode penyuluhan pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani (Studi kasus di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros). Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 18 (2): 289 - 304.

Kereh, B. M., W. M. Wangke, T. F. Lolowang, dan J. R. Mandei. 2015. Peranan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) “Sahabat Tani” Dalam Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Bunga Potong Krisan di Kelurahan Kakaskasen Satu dan Dua. In COCOS. 6 (2): 1 - 13.

Kurniati, D. 2015. Perilaku petani terhadap risiko usahatani kedelai di Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Journal Social Economic of Agriculture. 4 (1): 32 - 36.

Kusbiantoro, D. 2015. Analisis Usahatani Bunga Potong Krisan Di Kabupaten Tanah Karo. Jurnal Wahana Inovasi. 4 (1): 92 - 99.

Kusumaningtyas, Y. I. 2019. Analisis faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan petani bunga potong krisan di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 3 (1): 40 - 51.

Nahji, H. S., D. Mardiningsih, dan B. T. Eddy. (2018). Kajian faktor–faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi curahan waktu tenaga kerja wanita pada usahatani bunga krisan di Desa Kenteng Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian. 36 (2): 55 - 64.

Nuryanti, S. dan D. K. S. Swastika. 2016. Peran kelompok tani dalam penerapan teknologi pertanian. In Forum Penelitian Agro Ekonomi. 29 (2): 115 - 128.

Opod, G. L., A. B. Herny, dan R. W. Tairas. 2021. Insidensi penyakit karat putih (puccinia horiana) pada tanaman krisan (chrysanthemum spp.) di Kelurahan Kakaskasen ii, Kota tomohon. In COCOS. 2 (2): 1 - 12.

Qodriyah, L dan Nurjaya. 2018. Kepuasan konsumen terhadap penggunaan bibit tanaman krisan (Chrysanthemum sp.). Jurnal Agroscience. 8 (2): 160 - 179.

Rohmah, N. 2018. Analisis rantai pasok bunga krisan pada kelompok tani gemah ripah di Dusun Clapar Desa Duren Kecamatan Bandungan Semarang. Jurnal Sungkai. 6 (2): 28 - 40.

Royani, I., A. Imran, dan I. D. Dharmawibawa. 2021. Pengaruh zat pengatur tumbuh dari sampah rumah tangga sebagai media tanam krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev.) secara In Vitro. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi. 9 (2): 672 - 678.

Sandriawati, F. 2013. Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat penerapan teknologi budidaya bunga krisan potong di Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman. (Skripsi). Surakarta. Universitas Sebelas Maret.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan RdanD. Alfabeta. Bandung: Jawa Barat.

Werembinan, C. S., C. B. Pakasi, dan L. R. Pangemanan. 2018. Persepsi Generasi Muda Terhadap Kegiatan Pertanian Di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jurnal Agri-Sosioekonomi. 14 (3): 123 - 130.

Diterbitkan
2023-08-04