PENGOLAHAN HIJAUAN PAKAN KALKUN DI PETERNAKAN KALKUN KECAMATAN UNDAAN, KABUPATEN KUDUS

  • Cahya Setya Utama Departemen Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
  • M. I. Wicaksono Departemen Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
Kata Kunci: Distribusi, Kalkun, Chopper, Hijauan, Eceng Gondok, Undaan

Abstrak

Tujuan penelitian adalah mengkaji penerapan teknologi pengolahan hijauan pakan kalkun terhadap produktivitas kalkun. Materi yang diamati, yaitu kalkun di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus; bahan pakan berupa pakan komersial CP 511; hijauan pakan berupa Eceng Gondok, dan Bekatul. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Random untuk mempertimbangkan keterwakilan luasan wilayah pada lokasi penelitian. Sampel yang diambil sebanyak 15 Peternak dalam satu Kecamatan Undaan. Variabel penelitian ini meliputi aplikasi teknologi pengolahan hijauan di tingkat peternak kalkun dan produktivitas kalkun. Hasil penelitian diperoleh bahwa peternak kalkun di Kecamatan Undaan mengolah hijauan dengan pengolahan mekanik. Pengolahan hijauan pakan menggunakan mesin pencacah maupun dipotong dengan pisau. Hijauan pakan, yang berupa Eceng Gondok, terlebih dahulu dicacah dan ditambahkan dengan Konsentrat dan Bekatul dengan perbandingan 6:1:3. Pencampuran dilakukan secara manual dalam ember kapasitas 40 liter. Kesimpulan penelitian yaitu teknologi pengolahan hijauan yang dilakukan oleh peternak kalkun adalah secara mekanik, yakni perajangan menggunakan alat pemotong (chopper). Hijauan pakan, yang terdiri dari Eceng Gondok, Konsentrat, dan bahan tambahan, mampu meningkatkan produktivitas kalkun

Referensi

Ahyodi, F., K. Nova dan T. Kurtini. 2014. Pengaruh bobot telur terhadap fertilitas, susut tetas, daya tetas dan bobot tetas telur kalkun. J. Ilmiah Peternakan Terapan 2 (1): 19-25.

Dinh, T.T.N., L. D. Thomson, L. Galyean, J. C. Brooks, K. Y. Patternson and L. M. Boylan. 2011. Cholesterol content and methods for cholesterol determination in meat and poultry. Comprehensive reviews in food science and food safety. 10 (1): 269-289.

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan. 2010. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Bhratara, Jakarta.

Fani, F. 2016. Evaluasi potongan hijauan pada berbagai ukuran dalam ransum terhadap konsumsi dan kecernaan pada kambing jawa randu (Skripsi). Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.

Fitrihidajati, H., E. Ratnasari., Isnawati dan G. Soeparno. 2015. Kualitas hasil fermentasi pada pembuatan pakan ternak ruminansia berbahan baku Eceng Gondok (Eichornia crassipes). Biosaintifika 7(1) : 62 – 67. DOI: 10.15294/biosaintifika.v7i1.3535.

Pamungkas, W. 2011. Teknologi fermentasi, alternatif solusi dalam upaya pemanfaatan bahan pakan lokal. Media Akuakultur 6(1): 43-48.

Pramudyati, S. 2009. Petunjuk teknis beternak ayam buras. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Sumatera Selatan.

Prayitno, D. S., B. C. Murrad dan S. Kismiati. 2016. Kalkun. Sarana Utama, Salatiga.

Rizky, A., D. Haryono, dan E. Kasymir. 2016. Analisis usaha dan strategi pengembangan ternak kalkun mitra alam kabupaten pringsewu provinsi lampung. JIIA 4(3): 235 – 242.

Sabuna, C., J. F. Therik dan N. G. Mulyantini. 2015. Pemberian grit pada ayam buras memperpanjang saluran pencernaan, menambah bobot ampela, dan bobot tulang karkas. Jurnal Veternier 16(1): 132 – 138.

Safwan, Z. Fuadi, dan Daniel. 2020. Performan sapi bali persilangan brahman simental yang diberi imbangan pakan hijauan dan konsentrat. Kandidat 2(2): 70 – 77.

Santa, M. P. 2013. Beternak kalkun. Musi Perkasa Utama: Jakarta.

Suharyati, S. 2006. Pengaruh penambahan vitamin E dan mineral Zn terhadap kualitas semen serta fertilitas dan daya tetas telur kalkun lokal. J. Indonesia Trop. Anim. Agric. 31 (3): 179-183.

Susilowati, E. 2011. Pengaruh suplementasi tepung kulit rambutan (Nephelium lappaceum) terhadap persentase lemak abdominal, kadar lemak dan kolesterol daging ayam broiler jantan (Skripsi). Universitas Sebelas Maret.

Tangendjaja, B. 2007. Inovasi teknologi pakan menuju kemandirian usaha ternak unggas. Wartazoa 17 (1): 12-20.

Utama, C.S., Zuprizal, C. Hanim dan Wihandoyo, 2018. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat Selulolitik yang Berasal dari Jus Kubis Terfermentasi. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 7(1):1-6. DOI:10.17728/jatp.2155.

Yunianto, V. D. dan B. Sukamto. 2019. Penambahan fitobiotik (tepung kulit bawang merah dan kulit bawang putih) sebagai pakan aditif terhadap performans kalkun. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian. Surakarta, 27 Maret 2019. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 3(1): 223-228.

Diterbitkan
2021-08-11