PENGARUH PERILAKU PETANI DALAM PENERAPAN SAPTA USAHATANI TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DI KELOMPOK TANI VANDA SUBUR, KOTA SEMARANG

  • Arfiola Darmawan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro
  • Siwi Gayatri Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian,Universitas Diponegoro, Semarang
  • Sriroso Satmoko gribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
Kata Kunci: Keterampilan, Pengetahuan, Produktivitas, Sikap, Usahatani

Abstrak

Kelompok Tani Vanda Subur adalah salah satu kelompok tani penghasil padi terbanyak di Kota Semarang. Kelompok Tani Vanda Subur memiliki kendala yaitu adanya hama dan penyakit. Para petani dalam menangani kendala tersebut mengacu pada sapta usahatani padi sehingga membuat Kelompok Tani Vanda Subur tetap menjadi salah satu kelompok tani penghasil padi terbanyak di Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) Menganalisis perilaku petani dalam penerapan sapta usahatani padi. 2) Menganalisis pengaruh perilaku petani dalam penerapan sapta usahatani terhadap produktivitas padi. Penelitian dilaksanakan pada 02 Febuari 2020 – 02 Maret 2020 yang berlokasi di Kelompok Tani Vanda Subur, Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei. Penentuan responden menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebesar 32 anggota Kelompok Tani Vanda Subur. Metode pengumpulan data berasal dari wawancara dengan bantuan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan petani tergolong dalam kriteria tinggi, 2) Variabel pengetahuan, sikap, dan keterampilan berpengaruh nyata secara bersama-sama terhadap produktivitas, variabel pengetahuan secara parsial tidak berpengaruh terhadap produktivitas, variabel sikap dan keterampilan secara parsial berpengaruh terhadap produktivitas. Peningkatan produktivitas dapat terbentuk ketika produksi mengalami kenaikan

Referensi

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2014). Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah Irigasi. Badan Litbang Pertanian. Jakarta. Kementerian Pertanian.

Badan Pusat Statistik. (2014). https://www.bps.go.id/pressrelease/2020/02/04/1752/luas-panen-dan-produksi-padi-pada-tahun-2019-mengalami-penurunan-dibandingkan-tahun-2018-masing-masing-sebesar-6-15-dan-7-76-persen.html

Damayanti, L. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, pendapatan, dan kesempatan kerja pada usahatani padi sawah di daerah irigasi Parigi Moutong. J. SEPA. 9(2): 249-259.

Fadhilah, M. L., Eddy, B. T., & Gayatri, S. (2018). Pengaruh Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Penerapan Sistem Agribisnis Terhadap Produksi Pada Petani Padi Di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 39. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v2i1.1327

Fahmi, F., Effendi, M., & Balkis, S. (2017). [peranan kelompok tani dalam penerapan sapta. 14(1), 1–13.

Ismaya, T., J. Sulaksana dan D. Hadiana. 2016. Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi untuk meningkatkan hasil produksi dan pendapatan usahatani padi sawah. J. Ilmu Pertanian dan Peternakan. 4 (2): 196 – 205.

Juliyanti, J., & Usman, U. (2018). Pengaruh Luas Lahan, Pupuk Dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Produksi Padi Gampong Matang Baloi. Jurnal Ekonomi Pertanian Unimal, 1(1), 31–39.

Mayalibit, N.F., Suwarto., E. Rusdiyana dan A. Wijianto. 2017. Sikap petani padi terhadap benih unggul padi bersertifikat di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. J.Sustainable Agriculture. 32 (2): 116-125.

Putra, I., PUTRA, I., & SUDARTA, W. (2016). Perilaku Petani Anggota Subak Terhadap Program Optimasi Lahan (Opla) Pada Budidaya Tanaman Padi (Kasus Subak Tegan, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung). E-Journal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 5(4), 759–768.

Ramaila, M., Mahlangu, S., & du Toit, D. (2011). Agricultural productivity in South Africa: literature review. South Africa: Directorate: Economics Services Production Economics Unit.

Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung.

Suryani, S., Rambe, M., Honorita, B., Pengkajian, B., & Pertanian, T. (2011). Perilaku Petani dalam Usahatani Padi di Lahan Rawa Lebak. 115–128.

Suryani, T. (2013). Perilaku Konsumen di Era Internet: Implikasinya pada Strategi Pemasaran. GRAHA ILMU.

Susanti, D., Listiana, N. H., & Widayat, T. (2016). Pengaruh umur petani, tingkat pendidikan dan luas lahan terhadap hasil produksi tanaman sembung. Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 9(2), 75–82.

Tuhana, T. (2014). Pengantar Ilmu Pertanian (Agraris, Agrobisnis, Agroin-dustri, dan Agroteknologi). Yogyakarta: Global Pustaka Utama.

Widyawati, R.F. 2017. Analisis keterkaitan sektor pertanian dan pengaruhnya terhadap perekonomian Indonesia (analisis input ouput). J. Economia. 1. (13) : 1-14.

Diterbitkan
2021-07-15