EFEKTIVITAS PENGOMPOSAN PUPUK ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN ORGADEC

  • Alfina Handayani Bappeda Provinsi Jawa Tengah
Keywords: Efektivitas, Pupuk Organik, Biokatalisator Orgadec

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana efektivitas Orgadec dalam pengomposan kotoran ternak sapi. Lokasi penelitian dilaksanakan di KWT Berdaya Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Komposisi pembuatan pupuk organik, untuk 1 ton kotoran ternak diberikan 5 kg Orgadec. Parameter yang diuji meliputi kadar air, carbon (C), nitrogen (N), Pospor (P), Kalium (K) dan rasio C/N yang dilakukan pada hari ke 20 pengomposan. Selanjutnya data dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orgadec mempercepat proses pengomposan kotoran ternak menjadi pupuk organik dilihat dari parameter N-total, P₂O₅, K₂O dan kadar air, namun hanya C/N rasio yang sesudah memenuhi standar sesuai dengan Permentan No 70/Permentan/SR.140 /10/2011. Secara teori proses pengomposan menggunakan orgadec membutuhkan waktu sekitar 3 minggu, implementasi di lapangan menunjukkan proses pengomposan belum berjalan sempurna sehingga perlu pengujian lebih lanjut.

References

Craswell, E. T., & Lefroy, R. D. B. (2001). Nutrient Cycling in Agroecosystems, 61(1/2), 7–18. doi:10.1023/a:1013656024633

Didik, H.G., dan Yufnal. A. 2008. OrgaDec. Balai Penelitian Biotek Perkebunan Indonesia.

Hartatik, W dan L.R. Widowati, .....Pupuk Kandang. http://balittanah. litbang. pertanian. go.id/ind/dokumentasi/lainnya/04pupuk%20kandang.pdf

Kusuma, M.E. dan Silitonga, L. 2013. Pengaruh Lama Proses Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Limbah Kotoran http://jurnalagriepat. wordpress. com/2013/09/16/ volume-14-nomor-1-maret-2013-pengaruh-lama-pross-pembuatan-pupuk-kompos-berbahan-limbah-kotoran-maria-erviana-kusuma-dan-lisnawaty-silitonga/

Nugraha S.P. dan F.N. Amini, 2013. Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan Volume 2 No. 3,September2013. Hal. 193-197

Simanungkalit, RDM, D.A. Suridiakarta, R. Saraswati, D. Setyorini, W. Hartatik, 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Subali, B dan Ellianawati, 2010. Pengaruh Waktu Pengomposan Terhadap Rasio Unsur C/N dan Jumlah Kadar Air Dalam Kompos. Prosiding Pertemuan Ilmiah XXIV HFI Jateng & DIY, Semarang 10 April 2010 hal. 49-53

Subroto, H dan A.Yusrani. 2005. Kesuburan dan Pemanfaatan Tanah.Bayumedia Publising. Malang

Sudaryanto T, Ilham N. 2001. Upaya Peningkatan Efisiensi Usaha Ternak Ditinjau Dari Aspek Agribisnis Yang Berdaya Saing. Apresiasi Teknis Program Litkaji Sistem Usaha Tani Tanaman Ternak (Crop Animal System). Bogor: Puslitbangnak

Zhen, Z., Liu, H., Wang, N., Guo, L., Meng, J., Ding, N., Wu, G., Jiang, G., 2014. Effects of manure compost application on soil microbial community diversity and soil microenvironments in a temperate cropland in China. PloS one, 9(10), e108555. doi:10.1371/journal.pone.0108555

Zhi Li, K., T. Inamura, and M. Umeda, 2003. Growth and Nitrogen Uptake of Paddy Rice as Influenced by Fermented Manure Liquid and Squeezed Manure Liquid. Soil Sci. Plant Nutr., 49 (3), 463-467, 2003.

Trivana, L. dan A.Y. Pradhana, 2017. Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec. Jurnal Sains Veteriner: JSV (35)1 Juni 2017.
Published
2018-12-27
How to Cite
Handayani, A. (2018). EFEKTIVITAS PENGOMPOSAN PUPUK ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN ORGADEC . Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 16(2), 183-190. Retrieved from https://ejournal.jatengprov.go.id/index.php/jurnaljateng/article/view/777