PERAN PRODUSEN LOKAL DALAM MBG: Apakah Sekedar Penonton?
Abstract
Jawa Tengah memiliki potensi lokal pertanian dan peternakan yang dapat mendukung pemenuhan bahan baku Makan Bergizi Gratis (MBG), yang setidaknya akan dibangun 3.228 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Jawa Tengah. Namun, pemenuhan kebutuhan MBG dari bahan baku lokal belum tercapai karena tantangan harga, kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Rantai pasok bahan baku cenderung mengikuti pola pasar yang berlaku, dimana SPPG dan supplier mengutamakan margin harga sesuai kualitas yang dipersyaratkan. Di sisi lain produsen lokal belum sepenuhnya mendapatkan tempat dalam program ini. Kapasitas produksi yang kecil dan terfragmentasi, kualitas yang kurang sesuai, kontinuitas yang belum tercapai, serta harga yang belum bersaing menyebabkan petani atau produsen lokal belum banyak berperan. Oleh sebab itu, terdapat beberapa rekomendasi yang ditawarkan berupa: 1) Pada sisi kebijakan perlu komitmen regulasi penggunaan bahan lokal; sistem data; pengawasan rantai pasok; serta integrasi dengan program lain; 2) Pada ranah produksi perlu dibentuk klaster produksi dan korporasi petani terintegrasi; kontrak petani dan SPPG; pelatihan dan pendampingan; pembiayaan; inovasi food processing; 3) Pada sisi distribusi diperlukan pengembangan pusat logistik pangan daerah; sistem e-logistics dan tracking supply chain; sistem jadwal; dan kemitraan; 4) Pada sisi hilir perlu dibangun sistem informasi kebutuhan bahan; fasilitas pengolahan dan pelatihan SDM; menu memperhatikan kearifan lokal dan potensi bahan baku.
References
Chopra, S. (2019). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation (7th ed., Global Edition). Harlow, England: Pearson Education Limited.
Detik.com. (2 Januari 2025). Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Picu Inflasi. Diakses di: https://www.detik.com/bali/bisnis/d-7715037/program-makan-bergizi-gratis-diprediksi-picu-inflasi
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An Integrative Framework for Collaborative Governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29.
Marsden, T., Banks, J., & Bristow, G. (2000). Food Supply Chain Approaches: Exploring their Role in Rural Development. Sociologia Ruralis, 40(4), 424–438.
North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change, and Economic Performance. Cambridge University Press.
Ostrom, E. (2005). Understanding Institutional Diversity. Princeton University Press.
Sutrisno, D. A. (2022). Kebijakan Sistem Ketahanan Pangan Daerah. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi.
Tempo.co. (26 Oktober 2024). Ekonom Sebut Makan Bergizi Gratis Bisa Saja Sebabkan Inflasi Harga
Pangan. Diakses di: https://www.tempo.co/ekonomi/ekonom-sebut-makan-bergizi-gratis-bisa-saja-sebabkan-inflasi-harga-pangan-1160052
Suharjito, Machfud, Haryanto B, Sukardi, Marimin. 2011. Pemodelan optimasi mitigasi risiko rantai pasok produk/komoditas jagung. Agritech. 31 (3): 215-227