STRATEGI OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH

  • Arif Sofianto Regional Research and Innovation Agency for Central Java Province
  • Tri Risandewi BRIDA Provinsi Jawa Tengah
  • Herlina Kurniawati BRIDA Provinsi Jawa Tengah
  • Edi Wahyono BRIDA Provinsi Jawa Tengah
  • Tri Susilowati BRIDA Provinsi Jawa Tengah
  • Setyo Aji Wijayanto BRIDA Provinsi Jawa Tengah
  • Hastarini Dwi Atmanti FEB UNDIP Semarang
Keywords: assets, buildings, Central Java, land, levies, regional revenue

Abstract

Central Java Province has a significant amount of regional assets, primarily land, buildings, and other assets. These assets have the potential to generate regional revenue to strengthen regional fiscal capacity and increase community benefits. However, most assets have not been optimally utilized to support regional fiscal capacity and community welfare. Poorly organized asset recording or inventory is one of the causes of this suboptimal utilization. Another problem is the limited management of regional assets and their utilization. Based on an analysis of the effectiveness and efficiency of Central Java Province's assets, it can be recommended that an inventory of Central Java's assets, data synchronization, management system integration, and new asset utilization strategies are needed.

References

Balitbang Jateng, & DPPAD Jateng. (2016). Workshop Pemberdayaan Aset Daerah Provinsi Jawa Tengah.
BPS Jawa Tengah. (2025). Jawa Tengah Dalam Angka 2024.
Dewi, A. R. K., dan Nugraheni, A. P. (2020). Pengelolaan Aset/Barang Milik Daerah Di Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang Tahun 2018/2019. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 4(3), 761-776.
Fahlepi, S., Sobri, M. K., Lionardo, A., dan Nadjib, A. (2025). Digital leadership dalam pengelolaan aset untuk mencapai akuntabilitas publik pemerintah daerah Sumatera Selatan. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, Vol. 6 No. 3, April 2025, 2205-2218.
Faisol, A. (2024). Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Terkait Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Mojokerto dalam Menunjang Pelaksanaan Otonomi Daerah. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 4957-4965.
Luthfiani, A., dan Ak, S. M. S. (2022). Pengaruh Kebijakan Pengelolaan Aset Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Indonesian Accounting Research Journal, 2(2), 115-122.
Nadofah, Jaenudin, M., dan Utami, A. F. (2025). Analisis kinerja keuangan daerah di Indonesia: evaluasi 38 provinsi dalam era desentralisasi. Dinamika Governance Jurnal Ilmu Administrasi Negara. Vol. 15 No. 1, 34-46.
Nur, M. J., Mattalitti, M. I., dan Ahmad, R. G. (2024). Tata kelola aset barang milik daerah berbasis e-BMD pada Dinas Pertanian Kota Kendari. Journal Publicuho, 7(3), 1752-1766.
Prasetyo, S. B., dan Sofianto, A. (2017). Utilization Of Asset Building And Land Eks Bakorwil For Hospitals In Pati, Pekalongan, And Magelang Area. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 15(1), 119-132.
Rahmawati, R., dan Sutrisno, E. (2020). Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tangerang Selatan. Jurnal Pembangunan dan Administrasi Publik, Vol. 2, No. 2, 26-37.
Siregar, D. D. (2004). Manajemen aset: strategi penataan konsep pembangunan berkelanjutan secara nasional dalam konteks kepala daerah sebagai CEOs pada era globalisasi & otonomi daerah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Sudiartini, N. M. (2025). Optimalisasi Pemanfaatan Aset Desa Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tegallalang Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Provinsi Bali. IPDN.
Wicaksana, M. J. (2023). Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Provinsi Jawa Tengah. IPDN.
Yadisar, A. (2023). Manajemen Pengelolaan Aset Daerah. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 21(1).
Web:
https://diklatlpkn.id/2025/07/01/apa-itu-aset-daerah-dan-mengapa-harus-dikelola-dengan-baik/
https://jateng.bpk.go.id/pengelolaan-aset-masih-belum-optimal/
https://jatengprov.go.id/publik/kemandirian-fiskal-jawa-tengah-dinilai-baik/
Published
2026-03-04
Section
Policy Paper